BASARNAS TURUT KAMPANYEKAN K3 LEWAT SIMULASI PERTOLONGAN KORBAN


MERAUKE – Pentingnya menjaga Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) menjadi  penekanan penting yang disampaikan oleh Manager PT. PLN (Persero) Cabang Merauke  dalam arahannya ketika membuka kegiatan Sosialisasi K2/K3 dan Simulasi Tanggap Darurat K3 Nasional Tahun 2016 di Merauke.  Kegiatan yang di gawangi  oleh PT.PLN (Persero) Cabang Merauke ini melibatkan sebanyak 90 peserta terdiri dari pegawai PT. PLN (Persero) Cabang Merauke, vendor/mitra kerja PT. PLN di Merauke, serta seluruh Security PT. PLN yang ada di Kantor Cabang Merauke. Kegiatan yang dimulai sejak pukul 08.00 WIT itu bertempat di Aula Kantor PT. PLN Merauke dan halaman Pembangkit Listrik Tenaga Diesel (PLTD). Dalam kegiatan ini Kantor SAR Merauke  dipercaya menjadi sebagai salah satu pengisi materi berkaitan dengan teknik evakuasi korban kecelakaan kerja. Dalam sambutannya Manager PT. PLN (persero) Cabang Merauke, Jhon S. Yarangga berharap agar kecelakaan kerja jangan sampai terjadi di lingkungannya. Oleh karena itu kegiatan ini dianggap penting bagi seluruh karyawan dan mitra kerja PT. PLN khususnya di Merauke.Dalam kegiatan ini Kantor SAR Merauke diminta untuk membawakan beberapa materi terkait kecelakaan kerja seperti Medical First Responder (MFR), penanganan patah tulang, cidera luka bakar, pemindahan korban (moving patient-red) serta teknik evakuasi korban dari ketinggian. Hal ini dimaksudkan untuk mengantisipasi jika sewaktu-waktu terjadi kecelakaan  di lingkungan kerjanya. Dengan adanya latihan ini diharapkan setiap karyawan mengerti dan tahu harus berbuat apa jika kecelakaan kerja tersebut terjadi. Sebanyak 10 personil Kantor SAR Merauke menyampaikan materi sesuai dengan keahlian di bidang masing-masing.Seluruh peserta tampak antusias menyimak  penjelasan dari materi yang disampaikan oleh personil kantor SAR Merauke. Hal ini terlihat dengan banyaknya pertanyaan dari para peserta materi yang diberikan.Kegiatan ini adalah kegiatan rutin yang dilaksanakan oleh PT. PLN (Persero) Cabang Merauke. Hal ini juga sejalan dengan program pemerintah tentang pelaksanaan bulan K3 yang kerap digaung-gaungkan pemerintah bagi instansi pemerintah, swasta dan pelaku dunia kerja. Trisno, yang sehari-harinya bertindak selaku bagian sosialisasi di PT. PLN (Persero) cabang Merauke menguraikan bahwa sebenarnya segala ketentuan menyangkut Keselamatan dan Kesehatan Kerja termasuk penggunaan peralatan Alat proteksi Diri (APD) sudah diatur di dalam undang-undang nomor 30 tahun 2009 tentang Ketenagalistrikan. Menurutnya kegiatan ini juga sekaligus sarana untuk mengingatkan kembali kepada mitra-mitra kerja PLN untuk lebih taat aturan dan hukum. “Ada ancaman pidana bagi yang tidak melaksanakan segala ketentuan yang sudah diatur dalam klausul kerjasama PT.PLN dengan mitra kerja sesuai undang-undang ketenagalistrikan, terutama yang berkaitan dengan kesehatan dan keselamatan kerja,” tutupnya.Selepas makan siang peserta diajarkan tentang penggunaan APAT (Alat Pemadam Api Tradisional), APAR (Alat Pemadam Api Ringan), penyemprot air (hidrant)  dan diakhiri dengan teknik penurunan korban kecelakaan kerja dari atas ketinggian. Disimulasikan seorang pekerja jaringan listrik terkena sengatan listrik ketika sedang bekerja di atas tiang listrik. Dalam kegiatan ini peserta diberi teknik sederhana menurunkan korban menggunakan peralatan pertolongan di ketinggian. Peserta juga diberi kesempatan untuk mencoba melakukan teknik seperti yang telah diajarkan agar dapat lebih mengerti fungsi dan kegunaan peralatan yang digunakan ketika menolong korban. Kegiatan ini ditutup dengan penyerahan cinderamata dari Manager PT.PLN (Persero) Cabang Merauke kepada perwakilan Kantor SAR Merauke yang terlibat dalam kegiatan tersebut. dwb/humas



Kategori General Artikel .
Pengunggah : author