Hari kedua, Yoni ditemukan tidak bernyawa lagi


Merauke (10/07) - Pencarian hampir ditutup sementara di hari kedua ini ketika pada pukul 16.25 wit salah seorang personil Rescuer melihat sesosok tubuh manusia terapung-apung di air. Sesosok tubuh sudah tidak bernyawa ditemukan pada posisi  08⁰27'41,68'' S - 140⁰21'29,58'' E atau berdekatan dengan bangkai sebuah kapal kargo yang terbalik di sekitar muara sungai Maro. Namun untuk memastikan apakah betul itu adalah korban yang dicari masih perlu dilakukan pemeriksaan oleh tim medis. Proses memasukkan jenazah ke dalam kantung jenazah tidak memakan waktu lama. Hanya butuh waktu sekitar setengah jam kantung jenazah sudah berada di mobil ambulance yang sudah bersiap di atas dermaga Perikanan. Kantung jenazah akan dibawa ke RSUD untuk proses medis. Setelah tiba di kamar jenazah dan pihak keluarga melihat langsung, dikenali bahwa korban adalah Yoni.

Awalnya Hasan sempat merasa ragu apakah betul itu korban yang dicari karena sepintas terlihat seperti jerigen minyak yang mengapung dalam penglihatannya. Intuisinya berkata lain, oleh karenanya ia meminta kepada driver perahu karet yang digunakan bersama dengan rekan-rekan setimnya untuk mendekati benda mengapung tersebut. "Saat perahu karet semakin dekat, semakin terlihat jelas bahwa itu adalah tubuh manusia" ujar Hasan. "Saat kami masukkan tubuhnya ke dalam kantung jenazah  di lehernya tergantung sebuah radio FM kecil dan di mukanya seperti lebam kena benturan, tapi biarlah rumah sakit yang memeriksanya nanti" pungkasnya.

Setelah proses evakuasi selesai dan korban ditetapkan adalah korban yang dicari sejak kemarin, maka operasi SAR dinyatakan ditutup. Kepala Kantor Pencarian Dan Pertolongan Merauke Raymond Konstantin, S.E mengucapkan ucapkan terima kasih pada segenap unsur potensi SAR yang terlibat dalam operasi SAR baik TNI, POLRI, Merauke Rescue Squad serta masyarakat. Segenap unsur ditarik kembali ke kesatuan masing-masing dan operasi SAR dinyatakan ditutup.(dwb/humas)



Kategori Berita Kansar , General Artikel , General Berita , Kondisi Yang Membahayakan Jiwa Manusia .
Pengunggah : Minsar
10 July 17:45 WIB