Lelaki yang diduga tersesat di hutan Boven Digoel ditemukan meninggal dunia


Merauke (07/08) - Dugaan hilangnya seorang suami kuat merebak di dalam rumah. Oleh karenanya hal  tersebut dilaporkan ke Pos Pencarian Dan Pertolongan Boven Digoel. Pukul 12.10 wit, Karolina (istri korban) datang dan melaporkan dugaan tersebut.  Korban bernama Adolf Enop (52 th) dan sehari-hari aktifitasnya adalah berkebun. Kepala Kantor Pencarian Dan Pertolongan Merauke selaku SMC (SAR Mission Coordinator) memerintahkan personil yang ada di sana untuk merespon dan segera mengirimkan personil guna melakukan pencarian di lokasi dugaan hilangnya korban. Pukul 12.30 wit tim SAR gabungan bergerak menuju lokasi dugaan korban hilang dengan berjalan kaki selama satu jam karna akses menuju lokasi hanya dapat ditempuh dengan berjalan kaki. Kebun korban berada di hutan sekitar muara Tinggitak Boven Digoel. Setelah melakukan penyisiran di lokasi, akhirnya pada pukul 16.10 wit korban berhasil ditemukan dalam kondisi meninggal dunia di hutan berdekatan dengan kebun milik korban pada koordinat 6° 7'40.11"S - 140°16'53.55"T. Setelah dimasukkan ke dalam kantung jenasah, korban lantas dievakuasi masih dengan berjalan kaki menuju ke rumah sakit.

Sebelumnya ketika dimintai keterangan, Karolina menuturkan kebiasaan suaminya yang memang hampir setiap hari tinggal di bivak di kebun dan sesekali pulang ke rumah. Pada tanggal 24 Juli 2019 lalu, Adolf pamit untuk kembali ke bivak di kebunnya. Anggota keluarga tidak ada yang berpikir bahwa itu adalah pamit terakhir korban. Baru pada hari minggu lalu tanggal 4 Agustus, ada anggota keluarga yang menyadari bahwa korban sudah lama tidak pulang  ke rumah. Akhirnya mereka memutuskan untuk mengecek ke kebun. Setibanya di lokasi, mereka menyadari bahwa korban tidak berada di kebun dan hanya mendapati peralatan berburu berupa busur dan anak panah serta tas korban saja. Sampai kemarin (selasa.red) pihak keluarga masih berupaya melakukan pencarian sendiri namun hasilnya nihil.

Saat ini Jenasah korban telah diserahterimakan ke pihak keluarga, operasi SAR dinyatakan selesai dan ditutup. (dwb/humas)



Kategori Berita Kansar , General Artikel , Kondisi Yang Membahayakan Jiwa Manusia .
Pengunggah : Minsar
7 August 16:15 WIB