KANTOR SAR MERAUKE,( 12/03)  - Menindaklanjuti surat edaran Kabasarnas No. HM/06/1/2402/BSN tanggal 20 Desember 2011 tentang SAR GOES TO SCHOOL maka untuk kedua kalinya setelah pada akhir Pebruari lalu diadakan di Distrik Okaba maka kali ini kegiatan difokuskan di Kabupaten Merauke. Pagi ini sesuai dengan jadwal kegiatan dilakukan di empat TK (baca. taman Kanak-kanak) yaitu TK. Baitul Arqam, TK. Tunas Melati Yamra dan TK. Kartika VI-9 serta TK. Kemala Bhayangkari Polres.{READMORE}

Kegiatan dilakukan serempak di empat TK  pada pukul 09.00 WIT dengan durasi waktu satu jam. Dari pantauan kami selama kegiatan berlangsung, murid-murid sekolah taman kanak-kanak tampak sangat antusias mengikuti jalannya sosialisasi yang dilakukan oleh personil kantor SAR Merauke. “Dengan membaca buku cerita bergambar yang diberikan, anak jadi lebih mengerti apa yang harus dilakukan ketika terjadi musibah seperti gempa, banjir, dll “ ujar Siti Kuliyah, kepala sekolah TK.Baitul Arqam ketika kami temui  di sela-sela kegiatan. Hal senada juga di utarakan oleh Yani, pimpinan TK. Tunas Melati Yamra Merauke di tempat berbeda.

Menarik ketika dilakukan simulasi menyelamatkan diri ketika terjadi gempa di TK. Kemala Bhayangkari  Polres Merauke. Murid-murid dengan sigap mengikuti instruksi dari personil Kantor SAR Merauke. Bersembunyi di bawah meja dilakukan dengan serius oleh anak-anak sembari mengikuti perintah. Ketika disinggung mengenai muatan/isi materi pada buku yang dibagikan, para pimpinan TK yang didatangi hari ini merasa bahwa kandungan buku sudah cukup menarik dan “tidak berat” untuk anak usia Taman kanak-kanak.

Kegiatan yang dilakukan oleh Kantor SAR Merauke dan berfokus di wilayah perkotaan ini dijadwalkan berakhir pada medio April mendatang mulai dari taman kanak-kanak sampai dengan sekolah menengah umum ( SMU ). “Sulit sekali membahasakan materi kepada anak mengikuti gaya bahasa mereka” kata Satria Errik, salah satu pengajar dalam kegiatan tersebut. Hal ini menjadi kendala karena anak usia taman kanak-kanak tidak akan paham jika bahasa yang digunakan terlalu tinggi, pungkasnya. (dwb,vr  – humas )



Kategori General Artikel .
Pengunggah : author
13 March 16:26 WIB