Basarnas Merauke lakukan pemeriksaan Covid-19 menggunakan Rapid test


Merauke (28/05) – Sebanyak 39 personil kantor Basarnas Merauke kemarin pagi (27 Mei) melakukan pemeriksaan tes cepat (rapid test) untuk mendeteksi adanya virus Corona dalam hal ini Covid-19 dalam tubuh. Pemeriksaan ini dilakukan sebagai screening awal infeksi virus Corona pada orang berisiko tinggi. Personil Basarnas termasuk dalam kelompok berisiko tinggi dikarenakan bersinggungan langsung dengan korban kecelakaan yang mana status kesehatannya tidak diketahui. Rapid test Corona di Indonesia sendiri menggunakan sampel darah  untuk mendeteksi kadar antibody immunoglobulin terhadap virus dalam tubuh. Imunoblobulin merupakan protein yang dibentuk oleh sistem kekebalan tubuh manusia untuk melawan bakteri, virus dan benda asing lainnya.

Pemeriksaan yang dimulai sejak pukul 08.00 wit dilaksanakan dengan tetap memperhatikan imbauan pemerintah terkait physical dan social distancing. Jadi jarak antar personil tetap diatur sesuai aturan yang berlaku.

Kepala Kantor Basarnas Merauke Raymond Konstantin, S.E ketika dimintai keterangan menyampaikan bahwa tujuan utama dari pemeriksaan ini adalah untuk mengetahui kondisi kesehatan dari personil dengan harapan tidak ada personil yang reaktif, sehingga bisa kita pastikan mereka sehat dan tidak terkena Covid-19. “karena pengiriman dari kantor pusat jumlahnya (alat tes) terbatas maka kita fokuskan dulu ke personil rescuer dan anak buah kapal dulu sementara ini” terangnya. Petugas yang melakukan pemeriksaan adalah petugas medis dari kantor Basarnas Merauke.

“Selain program dari pusat, merupakan program kerja Kantor Basarnas Merauke juga untuk memastikan bahwa seluruh anggota berada dalam kondisi terbebas dari Covid-19 ini” tutupnya.

Didik Irianto, salah satu  personil yang sehari-hari bekerja sebagai anak buah kapal Rescue Boat menyampaikan apresiasinya terhadap pemeriksaan ini. Ia menyampaikan bahwa dengan rapid test ini ia jadi lebih tahu sejak dini akan kondisi kesehatan tubuhnya. Sehingga tidak ada keraguan saat melaksanakan tugas sehari-hari maupun ketika sedang berada di tengah-tengah lingkungan keluarganya.

Dari seluruh personil yang di periksa, hasilnya negative.dwb/humas



Kategori Berita Kansar , General Artikel , General Berita , Kondisi Yang Membahayakan Jiwa Manusia .
Pengunggah : Minsar
28 May 7:00 WIB