MENYELAM UNTUK MEMPERBAIKI BALING-BALING, RIKO DINYATAKAN HILANG.


Merauke(07/02) - Kejadian naas ini terjadi tadi malam sekitar pukul 22.00 wit di sungai Kumbe. Namun baru dilaporkan ke Kantor Pencarian Dan Pertolongan Merauke oleh bapak Damang pukul 12.50 wit siang ini melalui saluran telepon. Berdasarkan laporannya, Damang melaporkan bahwa korban atas nama Riko Setiawan (Laki-laki, 45 tahun) saat kejadian menggunakan celana merah dan tanpa menggunakan baju. Tadi malam korban bersama 2 (dua) orang rekannya yang lain sedang melakukan pembersihan baling-baling kapal KM. Nelson Jaya 08 yang tengah berlabuh di tengah sungai. Namun saat dua rekan yang lain naik ke permukaan, Riko tidak kunjung naik ke permukaan air. Setelah ditunggu sekian waktu, yang bersangkutan tidak kunjung naik juga hingga akhirnya dilakukan pencarian oleh rekan-rekannya namun tidak membuahkan hasil. “Tadi pagi itu tubuh korban sempat muncul di permukaan dan dikejar sama kapal disitu, tapi tidak lama kemudian dia (korban.red) tenggelam dan tidak kelihatan lagi” ujar Damang meneruskan informasi dari warga masyarakat yang berada di sekitar lokasi kejadian. “Tadi pagi itu air posisi sedang surut jadi kayaknya korban terbawa arus keluar muara” pungkasnya.

 

Merespon laporan tersebut, pada pukul 13.15 wit 1 (satu) tim Rescue berjumlah 4 (empat) orang dikerahkan menuju lokasi kejadian untuk melakukan upaya pencarian dengan berbekal peralatan SAR air seperti perahu karet, pelampung dan peralatan pendukung lainnya. Tim tersebut direncanakan akan membuka posko lapangan di Kumbe.

Menyikapi kasus tersebut, Kepala Kantor Pencarian Dan Pertolongan Merauke Supriyanto Ridwan, S.E menegaskan bahwa pelaksanaan operasi pencarian tetap dilakukan dengan sebaik-baiknya tanpa melupakan bahwa saat ini di Merauke jumlah penderita covid-19 semakin meningkat yang jumlahnya cukup banyak. “Tetap prioritaskan keselamatan diri serta peralatan yang digunakan dan tegakkan selalu protokol kesehatan” tegasnya. dwb/humas



Kategori Berita Kansar , General Berita , Kondisi Yang Membahayakan Jiwa Manusia .
Pengunggah : Minsar
7 February 13:00 WIB