PARMAN DITEMUKAN TERGELETAK DI PANTAI ONGGARI TIDAK BERNYAWA.


Merauke (16/02) - Sekitar 14 kilometer dari lokasi awal kejadian, jenasah Parman ditemukan tergeletak di tepi pantai Onggari. Info awal ini disampaikan oleh warga masyarakat pesisir pantai Onggari yang masuk dalam tim SAR gabungan yang melihat hal ini pada pukul 07.39 wit. Setelah dilakukan pengecekan ke lokasi temuan, dipastikan bahwa jenasah tersebut adalah benar-benar korban yang tengah dicari akibat kecelakaan kapal beberapa hari lalu di sungai Kumbe. Korban lantas dievakuasi melalui jalan darat menuju ke puskesmas Kumbe untuk diserahkan ke pihak kapal serta penanganan jenasah lebih lanjut oleh medis.

“saya sudah koordinasi dengan puskesmas dan personil pos Polisi Kumbe soal rencana pemakamannya dan diputuskan jenasah akan dimakamkan di pemakaman Kumbe” ujar Agung, komandan regu rescuer yang bertugas di lapangan.

Di ruangannya, Kepala Basarnas Merauke Supriyanto Ridwan,S.E menyampaikan ucapan terimakasih pada seluruh potensi SAR yang turut terlibat dalam operasi SAR kali ini. “Saya menekankan kepada nelayan yang beraktifitas di air, tolong utamakan safety. Pelampung yang harus kita gunakan kalau kita aktifitas di air ” tutupnya

Dengan ditemukannya Parman, maka operasi SAR dinyatakan ditutup dan seluruh unsur potensi SAR yang terlibat kembali ke kesatuan masing.

Diberitakan sebelumnya bahwa pada tanggal 14 Februari lalu telah terjadi kecelakaan kapal dimana seorang anak buah kapal terjatuh dari atas kapal yang sedang lego jangkar di sungai Kumbe. Korban terjatuh bernama Parman, berusia 32 tahun berjenis kelamin laki-laki. dwb/humas



Kategori Berita Kansar , General Berita , Kecelakaan kapal .
Pengunggah : Minsar
16 February 7:00 WIB