Seorang remaja tenggelam ditemukan tidak bernyawa


Merauke (16/03) – Memasuki  hari ke- 2 operasi SAR, akhirnya pencarian membuahkan hasil. Seperti judul diatas, korban ditemukan sudah tidak bernyawa lagi. Korban yang sudah tenggelam sejak kemarin itu ditemukan oleh Taufan Candra seorang rescuer Kantor Pencarian Dan Pertolongan Merauke bersama dengan rekan menyelamnya pada pagi tadi. Penyelaman dilakukan pagi hari mengingat kondisi cuaca cukup mendukung dan jarak pandang di dalam air lumayan jauh. 

Menurut penuturan Taufan, tubuh korban berada di dasar kolam dengan kedalaman sekitar 3 (tiga) meter dari permukaan air dan hanya berjarak sekitar 4 (empat) meter dari pinggir kolam. “Tadi malam saat menyelam sepertinya tubuh korban terlewati penyelam, mungkin karena malam hari jadi korban tidak kelihatan” ujarnya. “Korban masih dengan pakaian lengkap waktu kami temukan di dasar kolam lalu kami  angkat keatas” tutupnya.

Kepala Kantor Pencarian Dan Pertolongan Merauke, Raymond Konstantin, S.E  saat ditemui di ruang kerjanya seusai penutupan operasi SAR menyampaikan ucapan terimakasih dan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh personil yang terlibat baik di kantor maupun di lapangan atas kerjasama dan jiwa militan yang telah ditunjukkan dalam pelaksanaan tugas kali ini. Kepada seluruh potensi SAR baik unsur TNI POLRI, Merauke Rescue Squad maupun masyarakat sekitar beliau juga menyampaikan ucapan terimakasih atas sinergisitas antar semua lini yang terlibat di lapangan. Tanpa adanya sinergi dan kerjasama yang baik maka akan sulit mencapai hasil yang maksimal pungkasnya.

Seperti diberitakan sebelumnya bahwa telah terjadi kejadian membahayakan manusia dimana seorang remaja dilaporkan tenggelam di kolam permandian tepatnya di desa Wasur. Korban bernama Muhammad Akikdzar (21 th) tidak diketahui keberadaannya sampai pukul 15.00 wit pada hari minggu kemarin. Tubuh korban ditemukan oleh penyelam pagi tadi pukul 08.20 wit dalam kondisi sudah tidak bernyawa dan langsung diserahkan ke kamar jenasah Rumah Sakit Umum Daerah Merauke untuk ditangani lebih lanjut oleh medis. 

Dengan ditemukannya korban, maka operasi SAR dinyatakan ditutup dan seluruh unsur potensi terlibat kembali  ke kesatuan masing-masing.(dwb/humas)



Kategori Berita Kansar , General Artikel , General Berita , Kondisi Yang Membahayakan Jiwa Manusia .
Pengunggah : Minsar
16 March 10:00 WIB