Siaga SAR di tengah-tengah wabah Covid-19


Merauke (30/03) – Sebagai Institusi yang berkewajiban melaksanakan siaga, Kantor Pencarian Dan Pertolongan Merauke senantiasa berupaya melaksanakan tugas dan fungsinya di tengah-tengah pandemi wabah penyakit yang tengah melanda saat ini tidak hanya di Indonesia namun juga seluruh dunia. Wabah penyebaran virus Corona yang mengakibatkan penyakit Covid–19 yang kini tengah di gempur habis-habisan baik oleh pemerintah maupun juga masyarakat. Siaga yang dimaksudkan di sini adalah siaga pencarian dan Pertolongan. Sebagaimana diketahui, siaga menjadi salah satu tugas pokok utama yang wajib dilakukan oleh seluruh Kantor Pencarian Dan Pertolongan  (Basarnas.red) dalam pelayanan jasa SAR kepada masyarakat Indonesia.

Dalam melaksanakan tugas dan fungsinya, Basarnas Merauke selalu melaksanakan sesuai ketentuan dan arahan dari kantor pusat, begitu pula dengan pemberlakuan Work From Home (WFH) terkait dengan mewabahnya virus corona di Indonesia. Kepala Subseksi Operasi dan Siaga Pencarian Dan Pertolongan, Fajar Yuniarto, S.E saat dimintai pernyataan terkait ini menyampaikan bahwa kantor pusat telah mengeluarkan  surat edaran yang tentunya dilaksanakan oleh semua kantor SAR seluruh Indonesia sesuai  mekanisme yang ada. Namun demikian khususnya dibidang pelayanan kami tetap melaksanakan siaga SAR selama 24 jam sebagaimana biasanya.

Wabah corona memang meresahkan tidak hanya masyarakat umum tetapi juga pemerintah. Pemerintah Daerah Merauke telah banyak memberikan upaya-upaya pencegahan dan penanggulangan mulai dari sosialisasi penanganan covid-19, penyemprotan desinfektan sampai dengan lock down wilayah. “Sementara itu pelayanan kepada masyarakat sebagai tugas pemerintah harus tetap dilaksanakan. Meskipun telah diterapkan kebijakan work from home, ada beberapa tugas pelayanan yang tidak dapat dilakukan dengan WFH” ujar Kepala Kantor Pencarian Dan Pertolongan Merauke Raymond Konstantin, S.E menguatkan penyataan Fajar Yuniarto. Salah satu tugas pelayanan kepada masyarakat yang dilaksanakan oleh Kantor Pencarian dan Pertolongan Merauke selain tugas adminstrasi yang dapat dilaksanakan dengan cara WFH, adalah Siaga Pencarian dan Pertolongan (SAR) yang mana petugas siaga wajib ada di tempat siaga untuk menjaga kemungkinan adanya laporan atau permintaan pelayanan jasa SAR terus menerus selama 24 jam. Para petugas siaga yang melaksanakan tugasnya di Kantor Pencarian dan Pertolongan Merauke, Pos SAR Boven Digoel, Pos SAR Okaba dan Kapal SAR tetap harus selalu memperhatikan  kesehatan dan keselamatan dirinya sendiri, sesama petugas siaga, keluarga dan juga lingkungan tempat kerja dan juga rumahnya. Banyak hal yang harus diperhatikan dan dilakukan dalam kondisi merebaknya wabah Covid-19 ini. “Harus selalu saling mengingatkan tentang hal-hal yang perlu diperhatikan dan dilaksanakan. Memang sulit melaksanakan tugas dalam kondisi seperti ini, namun dengan semangat profesional, sinergi dan militan, seluruh petugas siaga SAR wajib dan pasti bisa melaksanakannya” tegasnya. “Masyarakat tidak perlu cemas dan panik yang berlebihan akan wabah ini, yang penting tetap tenang dan ikuti himbauan pemerintah yang ada. Mudah-mudahan wabah ini segera berakhir” tutupnya. (dwb/humas)



Kategori Berita Kansar , General Artikel , General Berita .
Pengunggah : Minsar
30 March 10:00 WIB