TIM SAR GABUNGAN TEMUKAN MOSES DI MUARA SUNGAI MARO


Merauke (20/09) – Pada pukul 15.30 wit akhirnya korban berhasil ditemukan tim SAR gabungan. Moses ditemukan sudah tidak bernyawa dan mengambang di tepi muara sungai Maro pada koordinat 0828’14.80’’ S – 14020’48.71’’ E atau berjarak sekitar 5 (lima) kilometer dari lokasi kejadian. Dipastikan ini adalah korban yang dicari berdasarkan kesamaan warna pakaian serta ciri-ciri korban yang telah diketahui sebelumnya dimana korban menggunakan pakaian berwarna kuning.

Menggunakan perahu karet, korban di evakuasi melalui jalur sungai menuju ke dermaga Perikanan Nusantara lalu kemudian dengan menggunakan ambulance korban dibawa menuju ke kamar jenasah RSUD Merauke.

Dalam arahannya, Kepala Basarnas Merauke Supriyanto Ridwan S.E menyampaikan ungkapan syukur atas temuan korban yang telah dicari selama 3 (tiga) hari ini sekaligus menyampaikan ucapan terima kasih pada semua unsur yang terlibat dalam operasi SAR kali ini. Ini berarti operasi SAR atas korban terjatuh dari atas kapal beberapa hari lalu dapat segera ditutup.

“Untuk internal personil saya berpesan untuk lebih meningkatkan kesiapsiagaan baik personil maupun peralatan dalam melaksanakan tugas pelayanan kita setiap saat. Apalagi di tengah pandemi covid dan juga kondisi cuaca yang kurang menentu saat ini” tutupnya.

Diberitakan sebelumnya bahwa pada tanggal 18 September lalu pada pukul 22.00 wit terjatuh seorang laki-laki berusia 38 tahun saat berusaha melompat dari atas KM. Tatamailau ke dermaga Yos Sudarso Merauke. Korban jatuh ke sungai Maro dan langsung hilang terseret arus. dwb/humas



Kategori Berita Kansar , General Artikel , Kondisi Yang Membahayakan Jiwa Manusia .
Pengunggah : Minsar
20 September 15:45 WIB